Sejarah Kota Depok

sejarah kota depokSejarah Kota Depok diawali oleh seorang penginjil Belanda yang juga pejabat pengadilan VOC bernama Cornelis Chastelein.  Setelah berhenti dari VOC, di tahun 1695 ia membeli tanah di daerah Srengseng, setahun kemudian ia memperluas tanahnya ke selatan dan mejadikannya sebagai area perkebunan.

Inilah cikal bakal Kota Depok yang saat itu luasnya hanya sekitar seperenam dari luas Kota Depok sekarang.    Chastelein mendatangkan pekerja dari Bali, Makassar, NTT, Maluku, Ternate, Kei, Jawa, Batavia, Pulau Rate dan Filipina.  Kemudian ia membentuk 12 marga ‘Belanda Depok’ dan  menjadikan Depok memiliki otonomi pemerintahan sendiri yang dikenal dengan sebutan Het Gemeente Bestuur van Het Particuliere Land Depok.

Sejarah kota Depok di jaman kemerdekaan, Depok hanyalah sebuah kecamatan dibawah Kewedanan wilayah Parung Kabupataen Bogor.  Baru pada tahun 1981, pemerintah menjadikan Depok sebagai Kota Administratif yang terdiri dari 3 kecamatan (Pancoran Mas, Beji dan Sukmajaya), dengan jumlah desa sebanyak 17 desa yang kemudian berkembang menjadi 23 buah kelurahan sampai sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: